BRMP Maluku menjadi Narasumber pada Bimtek BKSDA Maluku
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku yang diwakilkan oleh Irfan Ohorella, turut ambil bagian sebagai narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani yang digelar oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 April 2026, ini dilaksanakan di Penginapan Mentari Indah, Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat, dan menjadi langkah kolaboratif yang dinilai baru dalam memperkuat sinergi antara sektor pertanian dan konservasi.
Program ini dirancang sebagai upaya strategis untuk memberdayakan masyarakat di sekitar kawasan konservasi agar mampu mengembangkan usaha pertanian secara berkelanjutan tanpa merusak ekosistem. Melalui pendekatan terpadu, kegiatan ini mendorong perubahan pola pikir petani dari praktik konvensional menuju sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomi tinggi. Selain itu, BKSDA juga menekankan pentingnya peran petani sebagai mitra aktif dalam menjaga kelestarian kawasan seperti cagar alam, suaka margasatwa, maupun taman wisata alam.
Dalam pelaksanaannya, Bimtek menghadirkan berbagai materi aplikatif yang disampaikan oleh penyuluh kehutanan dan ahli pertanian. Materi tersebut mencakup penerapan agroforestri melalui integrasi tanaman kehutanan dan pertanian, pengembangan pertanian berkelanjutan organik, hingga teknik budidaya seperti perbanyakan tanaman dengan metode grafting. Peserta juga dibekali pemanfaatan pekarangan rumah untuk tanaman hortikultura, serta penggunaan pupuk organik dan pestisida nabati guna menjaga kesuburan tanah dan kualitas lingkungan.
Tak hanya berfokus pada aspek teknis budidaya, kegiatan ini juga menitikberatkan pada penguatan kelembagaan kelompok tani hutan (KTH). Para peserta mendapatkan pendampingan dalam pengelolaan organisasi, penyusunan laporan keuangan, hingga strategi pemasaran produk. Pendampingan ini tidak berhenti pada kegiatan Bimtek saja, tetapi akan terus berlanjut guna memastikan kelompok tani mampu mandiri secara kelembagaan maupun usaha, sekaligus berkontribusi.
https://www.facebook.com/share/p/1Cqb4S1NUQ/